Loading...

GANTI DOMAIN MU !

Prediksi Sosok untuk Wagubsu pada Pilgubsu 2013

RE Nainggolan Paling Pas
MEDAN-Sudah cukup banyak nama yang diprediksi menjadi orang satu di Sumatera Utara pada Pilgubsu 2013. Namun, siapakah yang pas untuk orang nomor dua alias wakil gubernur? Suara yang berkembang di masyarakat mengarah ke satu nama: RE Nainggolan.
Setidaknya hal ini diungkapkan Pengamat politik, Drs Nuzirwan Lubis MSP. Menurutnya, sosok RE Nainggolan sudah sangat dikenal di kalangan Birokrat karena mengawali karir dari jajaran terendah hingga tingkat tertinggi di Sumut. Bahkan dari sisi kemampuan mampu mentralisir suhu kekuatan. Hal ini terbukti saat masa kepemimpinan Rudolf M Pardede diterpa isu besar, begitu juga hingga ke periode berikutnya pasangan Syampurno. “Hanya saja untuk maju Sumut satu agak susah, namun bila Sumut dua bisa jadi banyak partai yang akan mengusung RE Nainggolan,” ucapnya, Kamis (26/1). “Bahkan, siapapun yang dipasangkan dengan RE Nainggolan, bisa menonjol dan mendulang suara besar,” tambahnya.
Hanya saja, dia memaparkan, kondisi yang sama bisa menurunkan sedikit posisi perolehan suara jika ada saingan pasangan calon dari latar belakang etnis dan agama yang sama. Meski begitu, bila dibandingkan RE Nainggolan dengan Parlindungan Purba, justru jumlah suaranya jauh lebih banyak RE Nainggolan. “RE Nainggolan memiliki nilai jual sangat tinggi, dibandingkan dengan Parlindungan Purba,” ujarnya.
Bupati Nias Selatan Mau Jadi Gubernur
Terlepas dari itu, ada kabar menarik soal jelang Pilgubsu. Masih setahun lagi penyelenggaraanya, ternyata sudah ada sosok yang berani buka-bukaan untuk ikut maju. Ya, sosok Bupati Nias Selatan (Nisel), Idealisman Dachi menjadi satu-satunya tokoh yang berani secara terang-terangan, menyatakan dirinya akan maju pada Pilgubsu 2013 mendatang.”Iya, saya akan maju pada Pilgubsu nanti,” akunya, kemarin.
Menurutnya, keinginanya maju berdasarkan hitung-hitungan matematis dari jumlah etnis Nias baik di Pulau Nias maupun yang tersebar di berbagai daerah di Sumut. “Hitung-hitungannya, suku Nias ada di berbagai daerah selain di Nias sendiri relatif memiliki kontribusi,” jelasnya.
Idealisman Dachi menegaskan, sejauh ini seusai dirinya memastikan akan maju pada Pilgubsu 2013 mendatang, kemudian akan melanjutkan pada proses lobi-lobi ke partai-partai politik. Lobi-lobi yang dilakukan secara menyeluruh, tidak tertutup kemungkinan untuk menggunakan perahu partai-partai kecil, terlebih untuk partai-partai besar. “Bukan masalah utama, partai apa nantinya. Sebisanya, maju melalui kendaraan partai. Lobi-lobi terus dilakukan. Politik ini kan terus berubah-ubah. Nanti di akhir-akhir baru akan diketahui. Kalau seandainya nanti tidak ada kesepakatan dengan partai politik kita akan maju dari calon perseorangan,” tegasnya.
Pernyataan ini langsung direspon Nuzirwan Lubis. Menurutnya, apa yang diungkapkan Dachi tak lebih sekadar mencari perhatian. Pasalnya, ajang Pilgubsu bukan kegiatan yang mengada-ngada. Menurut dia, apapun yang dilakukannya saat ini oleh sejumlah tokoh menjadi perhatian masyarakat, terlebih-lebih menjadi masuk di media massa cetak.
“Jadi jangan mengada-ngada untuk maju, bila ada keinginan lebih baik lihat dulu tingkat populeritasnya karena ajang Pilgubsu bukan ajang yang mengada-ngada,” tegasnya.
Dia mengaku mendengar Idealisman Dachi akan maju sebagai calon Gubsu periode mendatang. Baginya, hal tersebut merupakan tindakan yang ngawur. “Untuk mendulang suara di Pulau Nias saja belum secara keseluruhan, konon lagi untuk mendapatkan suara di Pantai Timur atau Pantai Barat secara keseluruhan,” sebutnya.
Nuzirwan menambahkan, sosok Idealisman Dachi masih kalah bila dibandingkan dengan popularitas mantan Bupati Nias, Binahati Benedictus Baeha. Sehingga mustahil bila Idealisman maju sebagai Cagubsu. “Jadi ada hal yang sia-sia nantinya,” sebutnya.
Sementara itu, Turunan B Gulo, salah seorang Komisioner KPU Sumut menjelaskan kalau pihaknya sudah menetapkan tahapan-tahapan Pilgubsu 2013 mendatang. Dan, hal itu telah diserahkan ke Plt Gubsu, pimpinan dewan serta pimpinan partai politik, kemarin.
Itu dilakukan, agar semua pihak yang terlibat tersebut, segera mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan pada prosesi menjelang agar sudah selesai pada waktunya.
Diuraikannya, beberapa tahapan Pilgubsu 2013 mendatang antara lain, menetapkan pada tanggal 7 Maret 2013 untuk pemilihan putaran pertama dan tanggal 1 Mei 2013 untuk pemilihan putaran kedua (lainnya lihat grafis). “Kenapa dipersiapkan pemilihan untuk dua putaran. Karena KPU mengantisipasi calon yang akan maju pada Pilgubsu 2013 ini, lebih banyak dari 2008 lalu yang berjumlah lima pasangan. Selain itu, antisipasi bila terjadinya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hitungannya, bila gugatan ke MK untuk satu gugatan itu memakan waktu 21 hari. Jika terjadi dua gugatan, maka membutuhkan waktu selama 42 hari. Kemudian, untuk Pilgubsu 2013 ini berbeda dengan Pilgubsu yang lalu, dimana untuk penetapan jumlah suara bagi pasangan yang menang sebesar 30 persen suara. Kalau tahun 2008 lalu, hanya 25 persen suara,” paparnya. (ari/ril)

Berita Terkait

No comments:

Post a Comment