Loading...

GANTI DOMAIN MU !

Gerakan Satu Juta Buku Sumbang 1.000 Buku untuk TBR di Tanah Karo


(Analisa/istimewa) Ketua IPI Sumut dr Sofyan Tan didampingi pengurus Lions Club Medan Finche dan Lions Club Kabanjahe Dicson Pelawi atas nama Gerakan Sejuta Buku untuk Anak Bangsa menyerahkan 1.000 buku pada Dirgantara Ginting pengelola TBR di Desa Sukambanyak, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Tanah Karo, Senin (19/12).
Kabanjahe, (Analisa). Gerakan Satu Juta Buku untuk Anak Bangsa yang digagas Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Sumut bersama Lions Club memberikan 1000 buku kepada taman bacaan rakyat (TBR) yang berada di Desa Sukambanyak, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Tanah Karo.
Buku tersebut diserahkan Ketua IPI Sumut dr Sofyan Tan didampingi Dickson Pelawi, pengurus Lions Club Brastagi yang juga Ketua PWI Tanah Karo, dan Finche, SE, MPsi, pengurus Lions Club Medan serta rombongan lain pada Senin (19/12) kepada Dirgantara Ginting (49), pengelola TBR tersebut.
Dr. Sofyan Tan, menjelaskan, sumbangan seribu buah buku yang berhasil dikumpulkan oleh IPI Sumut dan Lions Club Medan merupakan bagian dari bagian dari usaha mencerdaskan anak-anak bangsa lewat gerakan gemar baca.

Ia menjelaskan bahwa sejak 9 Desember telah diluncurkan Gerakan Sejuta Buku untuk Abak Bangsa yang mendapat dukungan penuh dari Gubsu Gatot Pujonugroho. Gerakan itu menargetkan terkumpulnya 1 juta buku sampai 9 Desember 2012, yang secara bertahap akan disalurkan ke sejumlah taman baca rakyat yang ada di Sumut. Untuk mewujudkan gerakan tersebut, IPI Sumut telah menggandeng Lions Club sebagai panitia pelaksana pengumpulan buku dari sejumlah dermawan.

"Anak-anak muda di kampung ini harus difasilitasi dengan kehadiran taman baca gratis, agar pengetahuan mereka bertambah luas, mampu berpikir kreatif dan berlogika,"ujar Sofyan Tan.

Sekretaris Komisi C Dewan Pendidikan Sumut itu mengaku prihatin dengan genersi muda yang saat ini lebih suka menonton TV dari pada membaca buku. Padahal kegemaran menonton TV hanya akan menghasilkan generasi muda yang pola pikirnya suka menjiplak, berpikir serba instan dan mudah meniru hal-hal yang negatif.

Lahir Jamin Ginting baru

Karena itu ia berharap desa Sukambanyak suatu hari berubah menjadi desa "Suka Mbaca". Kalau generasi muda sudah gemar membaca, ia yakin, suatu waktu kelak akan lahir orang-orang besar dari desa itu.

"Lahir Jamin Ginting-Jamin Ginting lain, yang mampu berkiprah untuk kemaslahatan bangsa, bukan saja desanya" tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa dari seribu buku yang disumbangkan, umumnya terdiri dari buku-buku bacaan anak-anak dan remaja, serta pengetahuan umum. Namun pada waktu berbeda ia bersama Lions Club berjanji akan memberikan seribu buah buku lagi. Sebagian akan dikombinasi dengan buku-buku pengetahuan bertani untuk menunjang teknik budidaya pertanian dan perkebunan warga.

Sofyan Tan juga berjanji suatu waktu bisa melakukan kegiatan sosial seperti pengobatan gratis atau kegiatan sosial lainnya untuk membantu warga Sukambanyak. "Tentu kita akan lihat terlebih dulu perkembangan dari taman baca ini," katanya.

Sementara itu Rahmadi Agung Ginting (39) Kepala Desa, dan Efrata Ginting (45) seorang perangkat Desa, mengaku sangat senang dengan kontribusi dr. Sofyan Tan dan Lions Club Medan dan Brastagi untuk membangkitkan gerakan gemar membaca lewat revitalisasi taman baca yang dikelola seorang warganya itu.

Sedangkan Sri Ulina boru Sembiring alias Nande Ekel (36) berharap dr. Sofyan Tan dan Lions Club dapat membuat taman baca rakyat di tempat-tempat lain di Tiga Panah. "Biar makin banyak anak muda di kampong yang bisa baca tulis Pak!" Ujarnya. a terbuat dari kayu.

Sementara Dirgantara Ginting (49 awalnya TBR yang dikelolanya merupakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina prestasi. Namun PKBM ini dikelolanya dihentikan kegiatannya alias mati suri sejak sekitar 5 tahun lalu. Taman baca yang ada pun ikut mati suri juga. Buku-bukunya banyak yang rusak.

"Puji Tuhan, kemarin saya ditelepon Pak Dickson Pelawi, katanya dr. Sofyan Tan dan Lions Club akan membantu memberi seribu buku untuk membangkitkan kembali taman baca yang pernah saya kelola. Inilah jawaban Tuhan dari doa kami selama ini,"ujar Ginting dengan nada suara terbata-bata. (rrs)

Berita Terkait

1 comment:

  1. Ingin Jadi orang sukses dan bahagaia? Baca buku tiap hari 15-30 menit. saya Buktinya dan Jutaan orang seluruh Dunia yg sukses, berawal dari gemar baca buku.

    Lihat juga semua negara maju, penduduknya gemar baca buku.

    Berani jadi orang sukses? Ya baca Buku, hehe.. :)

    Kak Mad Subaca
    Penemu Metode Baca Ajaib Tercepat Abad 21
    SUBACA (1 Jam Bisa Baca)

    ReplyDelete